Friday, September 22, 2017

Potongan Pembayaran Adsense Bank BRI

Pembayaran Google AdSense bisa dilakukan via transfer kawat/ transfer bank lokal termasuk via BRI, check dan western union. Saya sendiri biasa mengambil pembayaran Google AdSense via western union. Alasannya karena lebih cepat dan tanpa potongan sepeserpun. Kalau ada yang suka ngasih uang bakso ke petugas Kantor Pos itumah lain lagi ceritanya.
Pengambilan pembayaran AdSense via WU memang agak ribet, kita harus membawa Nomor Kontrol Transfer Uang (MTCN) dan tanda pengenal resmi (paspor, SIM, KTP, dsb.). Namun, begitu kita menerima email notifikasi pembayaran, kita bisa langsung mencetak MTCN dan mencairkannya di Kantor Pos terdekat.
Sedangkan via transfer bank lokal, katanya membutuhkan waktu satu dua hari.
Iya, katanya!
Karena saya sendiri belum pernah mencairkan pembayaran Google AdSense via BRI. Alasannya karena menurut informasi fee transaksi pembayaran Google Adsense via BRI lumayan besar.
Saya sempat menanyakan potongan BRI untuk pembayaran AdSense langsung ke petugas BRI di kampung saya, katanya tidak ada potongan. Tapi saya belum yakin, karena di internet beredar info bahwa terima pembayaran AdSense via BRI kena potongan.
Saya coba hubungi cs BRI online. Entah cs-nya masih junior atau mungkin pusing dengan pertanyaan saya yang bertub-tubi, ia menyuruh menanyakannya ke pihak Google.
Dua hari kemudian, saya hubungi lagi cs BRI online tengah malam. Kali ini saya memperoleh jawaban yang memuaskan. Setiap pertanyaan saya direspon dengan cepat, ramah dan akurat. Berikut screenshot percakapan saya dengan contact BRI.CO.ID
potongan pembayaran google adsense via bri
Menurut keterangannya, fee sesuai dengan pihak jasa pengiriman. Biaya trx bank koresponden maksimal USD 25, yang menentukan bank koresponden (Bank pengirim) + biaya trx tarif BRI maksimal USD 15.
Berhubung bank pengirim, dalam hal ini pihak Google AdSense, tidak mengenakan potongan kepada penerima, maka fee transaksi pembayaran Google AdSense via BRI hanya dipotong maksimal USD 15.
Berikut ini kutipan dari bantuan Google Adsense:
“Google tidak mengenakan biaya kepada Anda untuk menerima dana, tetapi Anda mungkin dikenakan biaya oleh bank Anda. Hubungi bank Anda untuk menanyakan tentang kurs dan biaya lain yang akan diberlakukan pada pembayaran Anda.”
Simulasi potongan di Bank BRI:
Pembayaran Google AdSense Anda = USD 105
Fee transaksi/ potongan = USD 15
Sisa = USD 90
Jika kurs BRI = Rp. 13.200,-
Maka Anda akan menerima pembayaran via tabungan atau bisa juga diambil via ATM BRI sebesar Rp. 1.188.000,-
Ini tarif maksimal, jadi ada kemungkinan fee transaksi yang sebenarnya jauh lebih murah dari apa yang saya tulis dalam artikel ini.

Kelebihan menerima pembayaran Google AdSense via BRI

  • Dapat pemberitahuan transfer masuk via SMS banking
  • Bisa diambil via ATM
  • Bisa langsung pindah buku, transfer atau dibayarkan ke pihak lain dari rumah melalui SMS banking atau internet banking
  • Ada tambahan?
Itu untuk AdSense US, bagi Anda yang memiliki Adsense Indonesia tak perlu khawatir, karena BRI tidak mengenakan fee transaksi/ transfer dari dalam negeri.
Itulah jumlah fee transaksi atau potongan pembayaran Google AdSense via BRI. Untuk informasi lebih lengkap sebaiknya Anda menghubungi customer service BRI terdekat, atau menghubungi customer service bri.co.id, cs-nya akan melayani Anda dengan setulus hati.

Tuesday, August 8, 2017

Pembayaran adsense dengan transfer bank /wired transfer

Sebenarnya system pembayaran adsense dengan transfer bank lokal ini sudah tersedia di Indonesia sejak september 2014 lalu.
Tetapi kebanyakan sobat publisher adsense masih menggunakan fasilitas pembayaran melalui Western Union, karena cara ini yang paling cepat dan mudah. Syaratnya juga tidak terlalu ribet, hanya menggunakan KTP saja untuk proses pengambilan uang.
Berbeda dengan pembayaran adsense dengan transfer bank atau lebih dikenal dengan wired transfer (transfer kawat) yang harus menunggu 1 – 3 hari (tergantung pihak bank).
Cara ini sebenarnya mudah dan paling aman, karena kita tidak bersusah payah  keluar dari rumah dan harus rela antri di bagian kasir Western Union. Apalagi kalau musim hujan, wah merepotkan.
Kelebihan pembayaran adsense dengan transfer bank /wired transfer
Peneriman pembayaran adsense bisa melalui rekening BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri ataupun bank lain yang bisa menerima transfer uang dari luar negri. Dan kelebihannya adalah sebagai berikut.
  • Mudah – Untuk pengecekan saldo uang masuk bisa kita lakukan dengan sistem internet banking atau SMS banking. Nah sangat praktis bukan.
  • Aman – Kemanan uang kita terjamin, karena pembayaran adsense langsung masuk ke rekening kita.
  • Cepat – Hanya selisih atau beda 1 hari (Untuk BNI) pembayaran adsense sudah masuk ke rekening. Bank yang lain mungkin bisa sampai 3 hari.
Apa bedanya 1 hari sih, yang penting keamanan benar-benar terjamin. Apalagi kalau kita mengambil penghasilan adsense dalam jumlah yang banyak. Pikirkanlah resiko diluar dugaan. (Maaf bukan menakut nakuti).
Syarat pembayaran adsense dengan transfer bank
Syaratnya sangat mudah sekali, anda hanya perlu mengisi :
  • Nama pemilik rekening
  • Nama Bank
  • Kode SWIFT-BIC
  • Nomor rekenig bank
Dibawah ini adalah Kode SWIFT-BIC dari bank yang biasa untuk mengambil pembayaran adsense. (update 10 februari 2016)
  • Bank Central Asia (BCA) – CENAIDJA
  • Bank Negara Indonesia (BNI) – BNINIDJA
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI)- BRINIDJA
  • Bank Mandiri – BMRIIDJA
Untuk Kode SWIFT-BIC dari bank lain pastikan anda menanyakan terlebih dahulu kepada pihak bank yang terkait apakah bisa menerima transfer dana dari luar negri.
Setelan pembayaran adsense dengan transfer bank
Untuk seting metode pembayaran, maka kita harus mengubah setelan pembayaran di dashboard adsense
  1. Masuk ke akun AdSense Anda.
  2. Klik ikon roda gigi dan pilih Setelan.
  3. Di menu bilah sisi kiri, klik Setelan pembayaran.
  4. Di bagian “Bentuk pembayaran yang tersedia”, klik Tambahkan bentuk pembayaran baru.
  5. Pilih tombol  “Transfer kawat ke rekening bank” dan lanjutkan.
  6. Masukkan informasi rekening bank Anda dan klik Konfirmasi lalu lanjutkan.
pembayaran adsense dengan transfer bank
Pengisian penerima pembayaran adsense via transfer bank
Penting : Jika nomor rekening Anda berisi tanda hubung, hapus tanda hubung tersebut ketika Anda memasukkan nomor rekening bank di akun. Anda hanya perlu memasukkan nomornya.
Pada tahap ini anda sudah menyelesaikan setelan pembayaran adsense dengan transfer bank. Dana yang dikirim melalui transfer kawat biasanya akan sampai di bank Anda dalam waktu 1 – 3 hari kerja (Tergantung pihak bank anda).
Masalah fee atau potongan biaya juga tergantung dari pihak masing-masing bank, jadi untuk memastikan anda bisa menghubungi pihak bank yang bersangkutan.
Tenang saja, karyawan di bank itu semua sopan dan ramah, termasuk satpamnya. Informasi yang saya terima dari pihak Bank Mandiri hanya memungut biaya fee sebesar 5 USD saja (5% Dari 100 USD)

Seting Pembayaran Akun Adsense IDR Terbaru 

Untuk jenis Adsense keluaran terbaru (IDR) sudah tidak menggunakan kode SWIFT lagi, tetapi langsung tertera nama bank yang sudah ada dalam daftar penerima dana dari google Adsense.
Pembayaran akan dikrimkan oleh pihak google ke rekening publisher jika saldo telah mencapai ambang batas yaitu Rp. 1.300.000.
Metode pembayaran ini hanya bisa ditetapkan jika saldo akun Adsense sudah terisi minimal Rp. 130.000, jika belum mencapai saldo tersebut maka Anda tidak akan bisa mengelola motede pembayaran atau memasukkan nama dan nomor rekening.
Caranya sama seperti seting pembayaran di atas, hanya pada kolom kode bank, pilih nama bank Anda yang akan menjadi tujuan penerima dana Adsense. Seperti Gambar dibawah.
pembayaran adsense dengan transfer bank
Isi kolom pada :
  • Nama pemegang rekening bank.
  • Kode bank : Pilih nama bank.
  • Nomor rekening bank.
Kode bank yang dimaksud adalah seperti gambar dibawah ini.
pembayaran adsense dengan transfer bank
Verifikasi rekening bank
  • Setelah menetapkan metode pembayaran di atas, pihak google akan mengirimkan uang dalam jumlah kecil ke nomor rekening Anda. Jumlahnya antara Rp. 100 – Rp. 999 (3 digit)
  • Jangka waktu pengiriman ini berlangsung dari hari ke 1 sampai hari ke 10.
  • Cek saldo rekening pada tabungan Anda yang dikirim oleh pihak google, jumlahnya 3 digit (Rp. 100 – Rp. 999)
  • Anda bisa mengeceknya pada bagian credit tau mutasi.
  • Masukkan 3 digit angka tersebut dalam dashboard Adsense di metode pembayaran.
  • Nah, sekarang Anda sudah berhasil memverifikasi rekening bank untuk pembayaran Adsense.
Ilustrasinya seperti gambar dibawah ini.
pembayaran adsense dengan transfer bank
  1. Cek rekening bank untuk melihat jumlah uang yang dikrimkan google (3 digit)
  2. Masukkan 3 digit nomor dalam kolom.
  3. Klik tombol verify untuk proses verifikasi.
Setelah selesai proses verifikasi rekening bank, maka pihak google akan mengirimkan pembayaran Adsense secara otomatis ke rekening Anda jika saldo sudah mencapai ambang batas atau senilai Rp. 1.300.000.
Kelebihan metode pembayaran Adsense terbaru (IDR) ini adalah
  • Nama penerima atau rekening bank bisa siapa saja, tidak harus pemilik akun Adsense.
  • Tidak ada potongan biaya.
  • Aman tidak beresiko karena langsung dikirim ke rekening bank.
Nah, itulah perbedaan penerimaan pembayaran Adsense dengan transfer bank antara akun Adsense lama dengan akun Adsense terbaru atau sering disebut Adsense IDR.

Tuesday, July 18, 2017

Cara membuat Akun youtube

Cara Mudah Membuat Channel Youtube

No Comments
Cara pembuatan channel youtube sebetulnya sangatlah mudah, Anda juga dapat memakai satu akun google untuk membuat lebih dari satu channel youtube. Namun yang namanya pemula pastinya butuh pengetahuan terlebih dahulu, oleh karena itu saya membuat artikel ini.
Untuk membuat channel youtube, kita memerlukan sebuah akun Google dan akun Youtube itu sendiri.

Pertama: Membuat akun Google

Jika Anda sudah mempunyai akun google, Anda bisa melewati langkah ini. Untuk yang belum memiliki akun google anda bisa daftar dulu di https://accounts.google.com/SignUp.
Dalam pembuatan akun google, saya tidak akan menjelaskan secara detail, karena cara ini sangat mudah sekali. Dan mungkin hampir semua dari anda yang membaca artikel ini sudah memiliki akun google.

Kedua: Membuat akun Youtube

Tujuan dari artikel ini yaitu memberitahu cara membuat channel youtube, bukan akun youtube. Apakah Anda tahu bedanya akun youtube dan channel youtube? mungkin sebagian dari anda belum paham perbedaannya, jadi saya akan membahasnya terlebih dahulu.
Akun YouTube merupakan panel admin Anda. Lebih jelasnya adalah akun yang dipakai untuk mengakses atau untuk login dalam channel youtube Anda. Akun Youtube sama saja dengan Akun Google.
Channel Youtube merupakan Brand/Nama Saluran atau channel yang berisi Konten video video Anda di youtube. Anda bisa mengatur video yang di upload di channel youtube sesuai keinginan anda.
Sudah tahu kan perbedaan akun youtube dan channel youtube. Lalu bagaimana cara membuat akun youtube? Youtube merupakan situs berbagi video milik Google, Artinya untuk masuk ke akun Youtube, Maka Anda tinggal memasukan akun Google Anda.
Jika kurang mengerti, perhatikan dengan baik langkah-langkah dibawah ini.


Buka situs resmi youtube Kemudian klik Login ( di pojok sebelah kanan , dengan kotak warna biru) – Kemudian masukkan akun Google anda. Maka anda telah masuk di akun youtube anda.


Oke, mudah kan untuk membuat akun youtube? Sekarang giliran membuat Channel YouTube, ikuti dan perhatikan langkah dibawah ini.
Pertama, masuk ke akun youtube Anda, disini Anda sudah memiliki channel bawaan yang namanya sesuai dengan nama Anda di akun google. Lalu klik icon channel Anda yang berada di pojok kanan atas (berupa foto profil Anda di akun google anda). Lihat contoh gambar dibawah. Setelah itu akan muncul kilasan detail profil Anda. Lalu klik icon gear (Setelah Youtube) di samping icon profil Anda.

Lalu akan muncul laman dashboard atau ikhtisar, nah di laman ini Anda lihat teks paling bawah yang tertulis “Buat Channel Baru” yang berwarna biru atau jika Anda memakai bahasa inggris, berarti tulisannya adalah “Add New Channel“.


Jika sudah, klik tulisan itu. Kemudian akan muncul laman baru. Isi nama channel youtube sesuka Anda, disini bebas yang penting sopan. Sekarang saatnya memilih kategori channel. Perhatikan gambar dibawah. Jika sudah klik Buat.

Selamat channel pertama youtube Anda berhasil dibuat.
Pembuatan Channel ini sebetulnya masih belum sepenuhnya sempurna , karena anda masih harus membuat foto logo channel , header channel ,mengisi deskripsi channel dan tentunya membuat sebuah konten agar channel anda dikenal oleh orang lain.

Sunday, July 16, 2017

6 Langkah Ini untuk Menjadi Blogger yang Sukses

Ingin Belajar Membuat Blog


Selamat datang, calon blogger!
Saya akan memberitahu anda 2 fakta sebelum memulai:
  • Kalau cuma membuat blog, caranya sangat mudah
  • Tapi supaya blognya sukses, tidak mudah
Anda mungkin tertarik untuk menjadi blogger setelah berkunjung ke beberapa situs blog besar di Indonesia, kemudian kagum dengan mereka.
Atau karena mendengar bahwa blog bisa menghasilkan uang.
Yang manapun alasannya, ini panduan yang tepat buat anda.
Saya tidak hanya akan mengajari anda cara membuat akun baru di Blogger/Blogspot dan cara instalasi WordPress.
Kalau cuma itu sih 5 menit juga selesai.
Saya akan mengajari anda yang lebih penting lagi…
…yaitu cara membuat blog yang berpeluang tinggi untuk sukses.
Setelah selesai membaca artikel ini, anda akan bisa menciptakan blog yang keren, yang menarik, yang tidak kalah dengan milik para blogger terbaik di Indonesia.
Silahkan ambil segelas teh atau kopi, kita akan segera mulai.

…sebelum kita mulai, satu hal lagi:

Hampir semua blogger baru pada akhirnya gagal setelah 1-3 bulan pertama…hanya sedikit yang bisa sukses.
Kenapa bisa begitu?
Karena mereka membuat blog secara asal-asalan.
Gara-garanya: topiknya campur-aduk, kontennya tidak berkualitas, promosinya tidak jelas. Pokoknya serba berantakan.
Lalu karena blognya sepi terus, akhirnya mereka bosan.
Ini bukan mau menakut-nakuti…
…ini benar-benar sering terjadi.
Perencanaan blog itu luar biasa pentingnya, supaya anda tidak buang-buang waktu, uang, dan tenaga.
Maka dari itu, sebelum kita masuk ke cara membuat blognya, kita akan bahas dulu persiapannya.
Panduan ini terdiri dari beberapa bab mulai dari persiapan, instalasi, dan penggunaannya. Silahkan menuju bab yang ingin anda pelajari dari daftar isi ini:
Atau lanjutkan scroll ke bawah kalau anda ingin membaca secara berurutan.

1. Tentukan topik utama blog

Anda mungkin akan berpikir tahap ini sepele… cuma milih topik. Padahal kenyataannya tahap ini yang paling penting dalam persiapan.
Mari saya beritahu 1 fakta:
Setiap hari ada 2,73 Juta konten baru yang diterbitkan blog dari seluruh dunia.
Lebih dari 70% dari blog-blog tersebut hanya mendapatkan kurang dari 5.000 pengunjung per bulan, atau sekitar 150 per hari.
Miris kan?
Kira-kira apa penyebabnya?
Ini akarnya:
  • Topik blognya tidak jelas, berantakan
  • Topiknya tidak menarik bagi banyak orang
  • Topik yang dipilih tidak mereka kuasai/minati sehingga isi blognya juga jadi tidak berkualitas
Begini…
Andaikan anda hanya sempat membaca 5 website per hari.
Apakah anda akan membuka website yang isinya berkualitas, menarik, dan bermanfaat bagi anda…atau website yang cuma berisi artikel asal tulis?
Pasti yang pertama. Ya kan?
Jadi anda HARUS bisa membuat konten blog yang lebih bagus daripada blog-blog lainnya.
Itu kuncinya.
Nah, untuk bisa membuat konten yang bagus, maka anda wajib memilih topik yang anda minati/kuasai dan dianggap menarik oleh banyak orang.
Kalau anda memilih topik yang tidak anda mengerti, akibatnya:
  1. Membuat konten rasanya jadi berat
  2. Konten yang sudah dibuat jadi tidak berkualitas
  3. Anda akan cepat bosan
Coba saja kita gunakan logika. Kalau kita tidak tertarik dan tidak tahu apa-apa tentang suatu topik, apa mungkin kita bisa mengajarkan topik tersebut kepada orang lain dan membuat mereka tertarik?
Sangat sulit…apalagi bagi pemula.
Silahkan baca panduan ini untuk mencari topik blog anda:
Salah dalam memilih topik akan menyebabkan blog anda susah berkembang. Ini sering dialami oleh banyak blogger pemula sehingga mereka harus mengulang lagi dari nol. Pelajari cara memilih topik yang tepat untuk anda.

Topik mana yang bisa menghasilkan uang?

Berdasarkan survey yang saya lakukan beberapa waktu lalu, sebagian besar dari pembaca artikel ini ternyata ingin mendapatkan penghasilan dari blog.
Betul, blog memang bisa menjadi sumber penghasilan.
Tapi ada 1 mitos legendaris yang menyatakan bahwa hanya blog dalam topik tertentu yang bisa mendapatkan penghasilan.
Itu salah besar.
Semua topik bisa menghasilkan.
Asalkan konten yang anda buat mampu menarik minat banyak orang. Topik apapun bisa dibuat menjadi blog untuk berpenghasilan. Bahkan blog yang isinya lucu-lucuan.
Ini cerita dari pengalaman pribadi:
7-8 tahun yang lalu saya mencoba membuat blog dalam topik tax (perpajakan), karena katanya topik ini bisa mendapatkan banyak uang dari iklan.
Padahal saya sama sekali tidak tertarik dengan pajak.
Akibatnya…konten yang saya buat kualitasnya sangat rendah. Setiap kali menulis konten, rasanya stress. Akhirnya blog terbengkalai tanpa mendapatkan pengunjung sama sekali.
Jadi, jangan pilih topik yang tidak menarik bagi anda.
PENTING: Kalau anda ingin serius blogging untuk jangka panjang, janganpilih topik yang mengundang permasalahan hukum. Misalnya menyediakan lagu MP3, download film, konten dewasa, dan sejenisnya.

2. Pilih platform blog yang tepat untuk anda

Salah satu proses terberat dalam memulai blog sudah kita lewati.
Sekarang kita masuk ke yang lebih mudah.
Teknologi jaman sekarang sudah canggih. Dengan menggunakan platform blogging, anda bisa menulis di blog seperti menulis di Microsoft Word.
Ini 3 pilihan yang paling populer:
  1. Blogspot — hosted
  2. WordPress.com — hosted
  3. WordPress.org — self-hosted
Masih ada puluhan platform blogging lainnya, tapi saya tidak akan mempersulit pilihan anda dengan membahas yang kurang populer.
Perhatikan 2 istilah ini: hosted dan self-hosted.
Apaan tuh?
Hosted berarti blog anda ‘menumpang’ di website mereka. Jadi anda tidak akan punya website murni milik sendiri, dan alamat blog anda seperti ini: blogsaya.blogspot.com
Self-hosted kebalikannya.
Anda membuat website sendiri dengan platform bernama WordPress. Website tersebut akan 100% jadi milik anda, tetapi anda harus membayar untuk nama domain dan hostingnya.
Kalau kita ibaratkan, seperti rumah dan apartemen:
Perbandingan hosted dan self hosted
Hmm…oke, lalu pilih mana?
Jawabannya dibahas satu per satu dalam panduan ini:
Banyak pemula yang sering dibuat bingung ketika ingin memilih platform blog, karena di internet menurut orang berbeda-beda. Di panduan ini dibahas satu per satu mana yang paling tepat untuk anda sendiri.
Secara singkat, kalau anda tidak ingin pindah halaman, ini kelemahan dan kelebihan dari masing-masing jenis platform:
Pilih platform hosted (WordPress.com atau Blogger) kalau anda:
  1. Sama sekali tidak ingin keluar biaya (meskipun tidak banyak)
  2. Rela dengan fitur yang terbatas
  3. Rela dengan tampilan yang juga terbatas
  4. Rela nama website anda menjadi seperti ini: namawebsite.blogspot.com
  5. Rela website anda dihapus sewaktu-waktu (kalau anda melanggar aturan)
Sebaliknya, pilih platform self-hosted (WordPress.org) kalau anda:
  1. Punya modal sekitar Rp 300ribu per tahun (untuk domain dan hosting)
  2. Ingin punya website yang 100% milik anda
  3. Ingin bisa mengubah tampilan dengan leluasa
  4. Ingin bisa menambahkan fitur-fitur apapun yang anda butuhkan
  5. Ingin membuat blog yang terlihat lebih kredibel
Itu hanya sekilas saja.
Untuk membaca perbandingan lengkap serta mitos-mitosnya, klik di sini.
Karena sangat fleksibel, WordPress self-hosted juga sering digunakan untuk fungsi yang lebih daripada sekedar blog.
Misalnya berjualan online, website bisnis, komunitas, dan lain-lain.
Saya pribadi selalu menyarankan supaya orang yang serius blogging untuk menggunakan self-hosted dari WordPress.org, karena akan lebih bagus dalam jangka panjang.
Tapi kalau modal anda benar-benar 0, tidak masalah.
Meskipun sedikit lebih repot, ketika blog anda sudah sukses anda bisa pindah dari hosted ke self-hosted. Banyak yang melakukan seperti ini, jadi anda bisa tetap mulai dari hosted.
Cara instalasi WordPress self-hosted akan dijelaskan di bawah.

3. Tentukan penyedia layanan hosting dan domain

Buat anda yang belum pernah dengar istilah ini:
Domain: nama/alamat website anda. Blog ini domain-nya PanduanIM.com. Hosting: tempatnya file-file blog anda disimpan. Seperti harddisk kalau di komputer.
Pengertian aslinya lebih kompleks, tapi jangan ambil pusing.
Keduanya menggunakan sistem sewa. Artinya anda perlu membayar setiap bulan/tahun ketika anda menyewa domain dan hosting. Tidak ada pilihan bayar sekali untuk seumur hidup.
Peranannya vital untuk blog.
Tentunya anda tidak ingin blog yang anda buat sering mengalami masalah seperti mati mendadak, atau tidak bisa diakses secara tiba-tiba.
Jadi, pilih penyedia domain dan hosting yang terpercaya.
Ini beberapa layanan domain dan hosting internasional yang biasanya direkomendasikan untuk pemula:
Kalau anda membuat blog berbahasa Inggris, gunakan hosting internasional. Sedangkan untuk blog Indonesia gunakan hosting Indonesia.

4. Tentukan nama domain

Nama domain akan selalu melekat pada blog anda.
Meskipun masih bisa diganti, tetapi bakal repot dan kalau salah bisa fatal akibatnya. Maka dari itu sebaiknya tentukan matang-matang nama domain di awal.
Ini 7 hal yang harus anda perhatikan:
  1. Sesuaikan dengan topik blognya
  2. Hindari nama yang mirip dengan website populer
  3. Mudah ditulis, diingat, dan diucapkan
  4. Sebisa mungkin gunakan .com
  5. Hindari tanda strip/minus (-) dan angka
  6. Jangan gunakan merek milik orang lain
  7. Cek juga ketersediaan username-nya di jejaring sosial
Beberapa orang mungkin tidak akan setuju dengan saya pada poin ke-4, karena sebetulnya ada ekstensi lain selain .com yang juga bagus.
Misalnya .org, .net, .co, .id, dsb.
Tapi alasan saya memilih .com karena merupakan yang paling diingat.
Saya punya blog dengan akhiran .co, .net, dan .org, tapi kenyataannya banyak juga orang yang salah ketik…yang mereka masukkan justru .com.
Jadi dahulukan .com, gunakan yang lain sebagai opsi terakhir.
Oh ya, hindari tanda strip (-) dan angka di domain karena orang-orang akan menganggap keduanya sebagai blog spam. KECUALI apabila memang brand anda menggunakan salah satunya.

5. Instalasi blog self-hosted dengan platform WordPress

Sekarang kita masuk langkah-langkah membuat blog.
Dalam artikel ini saya akan menggunakan NameCheap, HostGator, dan WordPress (self-hosted) sebagai contoh. Anda bisa menggunakan layanan hosting dan domain lain karena tidak jauh berbeda.
Membuat blog yang hosted tidak perlu saya jelaskan lagi karena anda hanya tinggal mengikuti panduan yang sudah langsung ada di websitenya:
  1. Blogspot — (panduan resmi, B. Inggris)
  2. WordPress.com — (panduan resmi, B. Inggris)
Langsung saja, silahkan menuju panduan berikut untuk mempelajari prosesnya secara lengkap:
Proses ini sebetulnya tidak sulit, tapi kemungkinan besar anda belum pernah melakukan yang seperti ini sebelumnya. Jadi silahkan ikuti panduan ini untuk melihat seperti apa prosesnya secara lengkap.
Atau ikuti panduan di bawah ini kalau anda ingin yang lebih kilat.

Langkah 1 – Sewa layanan hosting

Kalau anda ingin menggunakan Niagahoster, lihat video panduan di bawah:
Atau, untuk HostGator, baca panduan di bawah ini:
Silahkan menuju HostGator kemudian klik tombol kuning “get started now”, anda akan diarahkan ke pilihan paket.
Pilihan Paket HostGator
Saya menyarankan untuk memilih paket yang termurah untuk pemula. Jadi, pilih Hatchling Plan.
Pilih durasi sesuai kebutuhan anda, kemudian klik tombol untuk lanjut.
Selanjutnya anda akan memilih domain…
Kalau anda belum punya domain, anda bisa sekalian mendaftarkan di HostGator.
Sedangkan kalau anda sudah punya domain, di bagian paling atas, masukkan nama domain yang anda inginkan atau pilih tab “I Already Own This Domain”.
Memilih Domain HostGator
Lanjut ke bawahnya, di nomor 3 masukkan data diri anda dan pilih metode pembayaran, kartu kredit atau PayPal.
Kemudian hilangkan centang di nomor 4 untuk layanan yang tidak anda inginkan.
Kalau anda punya kupon, masukkan di nomor 5.
Biasanya HostGator menyediakan kupon yang berbeda tiap bulannya, ada baiknya anda mencari kupon diskonnya terlebih dahulu di Google dengan kata kunci “HostGator coupon code”.
Seringkali diskonnya sampai 50%.
Centang di persetujuan Terms of Service dan klik tombol Checkout Now untuk melanjutkan pembayaran.
Pembayaran Selesai
Setelah pembayaran selesai, anda akan diteruskan ke halaman di atas.
Klik tombol kuning untuk masuk ke Customer Portal.
Jangan lupa periksa email anda juga untuk melihat detail akun anda termasuk password. Simpan email ini karena kemungkinan akan anda butuhkan lagi.

Langkah 1a – Mengarahkan domain ke hosting

Ini hanya kalau anda tidak beli domain langsung di tempat hosting!
Setelah membeli hosting, anda akan mendapatkan 2 atau lebih Nameserver melalui email. Contohnya 3323.hostgator.com.
Catat nameserver ini.
Login ke registrar domain anda, dalam contoh ini saya gunakan NameCheap. Kemudian klik nama domain yang anda ingin ubah.
Mengubah nameserver
  1. Klik Domain Name Server Setup (kalau anda menggunakan layanan domain lain biasanya namanya bisa juga DNS atau Nameserver)
  2. Masukkan name server yang anda dapatkan dari hosting
  3. Klik save

Langkah 2 – Instalasi Wordpress dalam 77 detik

Silahkan lihat video ini
Kalau anda membeli dari HostGator sesuai panduan tertulis di atas, ikuti instruksi berikut:
Setelah membeli hosting dari HostGator, anda akan dikirimkan email berupa link alamat CPanel anda beserta username dan passwordnya.
Buka http://namawebsite.com/cpanel di browser anda
(Ganti namawebsite ini sesuai domain yang anda beli)
Masukkan username dan password yang diberikan, silahkan ganti passwordnya sesuai dengan selera anda. Atau biarkan, asal anda bisa ingat.
Kemudian anda akan tiba di halaman ini:
Instalasi WordPress HostGator
Sepertinya rumit karena banyak tombol dan gambar, tapi jangan khawatir.
Instalasi WordPress hanya tinggal 2 klik lagi!
Pertama, klik tombol yang saya beri warna kuning di gambar di atas… anda akan masuk ke halaman ini:
Instalasi WordPress 2
Masukkan data blog baru anda, kemudian klik Install Now.
SELESAI!
Setelah itu, anda akan diberikan link menuju Dashboard instalasi WordPress anda beserta username dan passwordnya.
Selamat, anda sudah berhasil menginstall WordPress!

6. Memahami WordPress setelah instalasi

Setelah proses instalasi di atas, anda mungkin akan merasa bingung harus menuju kemana untuk menerbitkan konten baru.
Ini beberapa petunjuk untuk mempelajari WordPress.
Silahkan menuju halaman ini untuk mempelajari semua dasar-dasar WordPress sampai anda bisa menerbitkan post dan mengganti tampilannya:
Setelah instalasi, tentunya anda ingin melakukan sesuatu di website baru anda seperti menulis artikel atau mengganti tampilan. Silahkan ikuti seri panduan ini untuk mengetahui dasar-dasar WordPress..
(Lihat daftar isi di sebelah kanan halaman tersebut untuk ke bab lain)
Lanjutkan ke bawah kalau anda ingin yang lebih cepat tapi tidak terlalu mendetail:

a. Masuk ke dashboard WordPress

Dashboard adalah tempat dimana seorang admin mengelola blog WordPress-nya.
Untuk masuk ke Dashboard, ini alamat standarnya:
http://namablog.com/wp-admin/
Masukkan username dan password yang sudah anda daftarkan tadi.
Di Dashboard ini anda bisa mengubah pengaturan blog, mengganti tampilan, menambah plugin, melakukan moderasi komentar, dan lain-lain.

b. Mengganti nama blog, bahasa, & pengaturan lain

Untuk mengganti nama dan tagline blog, anda bisa menuju ke Settings > General.
Pengaturan Umum
Pengaturan lainnya seperti permalink dan jumlah post di homepage dapat juga anda temukan di Settings.

c. Mengubah theme WordPress

Pemilik blog baru biasanya ingin langsung mengubah tampilan blognya supaya sesuai selera. Untungnya, WordPress punya ribuan theme siap pakai.
Lokasinya di Appearance > Themes.
Mengganti theme
Untuk menambah theme baru, klik tombol Add New di atas. Kemudian untuk mengupload theme baru, klik Upload Theme di atas.

d. Menambah plugin WordPress

Plugin adalah salah satu alasan kita memilih WordPress.
Dengan bantuan plugin, anda bisa menambah fitur-fitur sesuai yang anda inginkan tanpa perlu paham programming.
Untuk melihat plugin yang sudah terinstall, klik Plugins > Installed Plugins. Sementara untuk menambah plugin baru klik Plugins > Add New.
Kalau anda ingin meng-upload plugin, klik Upload Plugin.
Menambah plugin
Beberapa plugin yang sebaiknya anda install dan aktifkan:
  1. Yoast SEO: mempermudah urusan SEO
  2. UpdraftPlus: mem-backup data blog anda secara otomatis
  3. Akismet: filter komentar spam
  4. iThemes Security: meningkatkan keamanan
  5. Lihat 16 plugin terbaik WordPress yang lainnya
Sisanya sesuai kebutuhan.
Anda bisa langsung mencari dan menginstall plugin-plugin tersebut dari dashboard WordPress.

e. Membuat post baru

Sekarang saatnya membuat konten untuk blog anda.
Pertama-tama silahkan menuju Posts > All Posts dari sidebar sebelah kiri.
Anda akan menemukan post berjudul “Hello World!”, hapus post tersebut karena hanya sebagai contoh.
Kemudian klik tombol Add New di atas untuk membuat artikel baru.
Membuat artikel baru
Ini keterangan dari gambar di atas sesuai nomornya:
  1. Tulis judul artikel anda di sini
  2. Tombol untuk menambahkan gambar atau video ke dalam post anda
  3. Mengatur format seperti bold, italic, list & numbering, read more, dan lain-lain
  4. Tempat menulis tubuh artikel anda
  5. Taruh setiap topik yang berbeda dalam satu kategori agar lebih rapi
  6. Saat tulisan siap diterbitkan, klik Publish

Selesai! Apa selanjutnya?

Selamat, anda sudah berhasil membuat blog dengan WordPress (atau platform lainnya). Sampai di titik ini anda sudah tahu cara:
  1. Menentukan topik utama blog
  2. Menentukan platform blogging yang tepat
  3. Memilih penyedia layanan domain & hosting
  4. Memilih nama domain
  5. Melakukan instalasi blog
  6. Mengatur WordPress agar sesuai selera
  7. Menerbitkan konten baru untuk blog
Tapi perjalanan anda belum selesai.
Justru sebetulnya kita baru akan mulai!
Selanjutnya kita belajar bagaimana supaya blog anda bisa jadi sukses.
Materinya ada banyak, tapi jangan khawatir. Kalau anda tidak sempat membaca semuanya sekarang, silahkan bookmark halaman ini dan kembali lain kali.
Ini dia semua yang perlu anda ketahui untuk membuat blog yang sukses:
Membuat blog bukan hanya sebagai hobi. Banyak blogger yang memanfaatkan blognya untuk menghasilkan uang hingga ratusan juta atau bahkan millyaran per bulan. Dalam artikel ini ada beberapa tips bagi anda yang ingin mendapatkan penghasilan dari blog.
Meskipun selalu dapat nilai 100 di pelajaran Bahasa Indonesia, anda belum tentu bisa membuat artikel yang menarik untuk pembaca di internet. Tidak sama. Inilah panduan menulis artikel supaya artikel yang anda buat tidak membuat pembaca mengantuk.
Setelah membuat blog, pengunjung tidak akan datang secara ajaib. Andalah yang harus memancing perhatian mereka agar mau berkunjung dan membaca konten anda. Dalam panduan ini ada 13 teknik mempromosikan konten yang efektif.
Artikel ini merupakan studi kasus yang diambil dari blog yang sedang anda baca sekarang, PanduanIM. Saya membahas semua langkah yang saya lakukan untuk meningkatkan pengunjung blog hingga 419%. Tanpa biaya dan tanpa punya koneksi dengan siapapun.
Kumpulan tips untuk membuat blog yang sukses, langsung dari 25 blogger terbaik di Indonesia yang saya wawancarai untuk anda. Pelajari resep rahasia sukses mereka dalam membuat blog!
Itulah semua yang perlu anda pelajari.
Sekali lagi, tidak perlu terburu-buru membaca semuanya karena cukup panjang. Jangan ragu untuk bookmark halaman ini supaya tidak lupa.
Terakhir, selamat! Beritahukan ke teman anda bahwa sekarang anda sudah bisa membuat blog: